Monday, February 17, 2014

Terima Mobil dari Wawan, Ketua DPRD Banten Didesak Mundur

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

[ads] Gmail is great, but wouldn't it be good to wean off Google? There's a bounty for a self-hosted gmail. . Fancy using a gmail alternative? Join the bounty and make it happen!

Selasa, 18/02/2014 00:09 WIB

Yasser Ali Harakan - detikNews

Beberapa mobil yang disita KPK terkait TPPU Wawan.

Serang - Ketua DPRD Banten, Aeng Haerudin didesak mundur dari jabatannya saat ini sebagai pimpinan dewan. Desakan itu menyusul gratifikasi yang diterimanya terkait kasus dugaan pencucian uang oleh Tubagus Chaery Wardhana alias Wawan.

KPK telah menyita sebuah mobil jenis Mercedes Benz bernopol B 4 FIS dari Aeng yang merupakan pemberian Wawan.

"Aeng selama ini mengaku tidak terima mobil, ternyata setelah digeledah faktanya lain. Aeng tidak dapat menjaga maruah wakil rakyat, saya sangat malu sebagai anggotanya," ungkap Ketua Komisi 1 DPRD Banten, Agus Wisas kepada detikcom, Senin (17/2/2014) malam.

"Saya mendesak agar Aeng mundur," tambahnya.

Menurut Agus, masih banyak kader Partai Demokrat lainnnya yang tidak terlibat dugaan gratifikasi dari Wawan. Oleh karena itu, dia meminta Demokrat segera mengambil pertimbangan untuk mengganti Aeng dengan kader yang lain.

"Karena Aeng menjadi ketua dewan dipilih oleh DPP demokrat, maka saya persilakan DPP Demokrat mempertimbangkan mencari figur penggantinya, yang penting tidak terlibat gratifikasi dari TCW. Masih ada kok kader Demokrat yang bersih dan layak, silakan dipilih, kami akan hormati siapapun pengganti Aeng," tuturnya.

Selain telah menyita mobil milik Aeng, KPK juga menyita empat mobil lainnya dari rumah beberapa anggota DPRD Banten pada Kamis (13/2) malam lalu. Empat mobil itu adalah BMW X1 hitam B 412 ANA, Pajero hitam B 2704 MT, Vellfire putih B 1490 SRS dan Vellfire hitam B 1476 SRS.

Selain itu, penyidik juga menyita Pajero Putih B 153 LEE dari rumah karyawan PT Bali Pasific Pragama, Anton dan APV hitam B 1528 SFX dari kantor PT Bali Pasific Pragama. Satu unit Mini Cooper B 888 PZ juga disita dari Ruko milik Herdian di BSD.

(rmd/rmd)

Punya info dan foto terbaru seputar #KeludMeletus? Kirim ke pasangmata.com .


Foto Video Terkait

  • Melihat Desa Ngantang Dari Atas.
  • Menikmati Keindahan Bawah Laut Pulau Pahawang.
  • Kondisi Desa Ngantang Mulai Membaik.
  • Pengacara Wawan Minta KPK Jangan Buru-buru Kenakan Pasal Pencucian Uang
  • Curi Tas, Pelaku Pencurian Diamuk Massa

Sponsored Link

18 Feb, 2014


-
Source: http://news.detik.com/read/2014/02/18/000931/2500353/10/terima-mobil-dari-wawan-ketua-dprd-banten-didesak-mundur
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com DOWNLOAD:

No comments:

Post a Comment