Fiorentina memastikan diri ke fase 16 besar setelah menyingkirkan Esbjerg dengan agregat 4-2. Pada laga leg kedua di Artemio Franchi, Jumat (28/2/2014) dinihari WIB tadi, 'Si Ungu' bermain imbang 1-1.
Sempat unggul lebih dulu lewat Josip Ilicic, Mario Gomez dkk. harus kebobolan di masa injury time. Hasil ini tak pelak membuat Montella cukup kecewa, kendatipun timnya tetap lolos.
"Penting untuk memberikan pengalaman konsistensi kepada sejumlah pemain. Kami mengontrol babak pertama dan temponya lambat, tapi setelah jeda kami meningkatkan temponya sedikit selama 15 menit dan mencetak gol," katanya kepada Sky Sports Italia dikutip Football Italia.
"Sangat mengecewakan harus kebobolan di penghujung laga, karena selalu disayangkan tidak bisa mendapatkan kemenangan ketika Anda punya kesempatan," tambah Montella.
Di babak 16 besar, Juve sudah menanti. Melihat laju oke 'Si Nyonya Besar' di Serie A, Montella sejatinya berharap bisa melawan tim lain.
"Juventus jelas tim terkuat di Italia. Bagi kami, ini adalah tantangan yang penting dan juga sangat sulit. Jika saya bisa memilih tim manapun di kompetisi ini (sebagai lawan), maka Juve akan jadi yang terakhir," demikian pelatih 39 tahun ini.
(raw/fem)28 Feb, 2014
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656082/s/379e58b8/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A140C0A20C280C0A61320A0C2510A8710C10A330Cjika0Ebisa0Ememilih0Ejuve0Eadalah0Elawan0Eterakhir0Eyang0Eingin0Edihadapi0Emontella/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com DOWNLOAD:
No comments:
Post a Comment