Dikutip dari Web MD, Sabtu (1/3/2014). Penelitian yang dipimpin oleh Andrew Hyland dari Roswell Park Cancer Institute, Buffalo, New York, ini dilakukan dengan melacak data pada lebih dari 80.000 wanita pascamenopause. Semua wanita ini pernah hamil minimal satu kali.
Dari jumlah tersebut, 6,3 persen di antaranya adalah perokok, 43 persen mantan perokok, dan sekitar 51 persennya bukan perokok. Tim Hyland menilai berapa banyak paparan asap rokok yang dihirup oleh wanita tersebut, baik di rumah maupun di tempat kerja.
Hampir satu dari tiga responden telah mengalami setidaknya satu kali keguguran. Sekitar 4,4 persen di antaranya mengalami kelahiran bayi dalam kondisi meninggal dan 2,5 persen mengalami kehamilan ektopik, di mana sel telur yang telah dibuahi menempel di luar rahim.
Dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah merokok, mereka yang pernah merokok selama usia subur 16 persen lebih berisiko mengalami keguguran, 44 persen lebih berisiko bayi lahir dalam kondisi meninggal, dan 43 persen lebih mungkin untuk mengalami kehamilan ektopik.
Telah dipublikasikan dalam jurnal Tobacco Control, penulis penelitian ini juga mencatat adanya hubungan antara paparan asap rokok dengan komplikasi kehamilan pada wanita yang tidak pernah merokok. Semakin lama seorang wanita hamil terpapar asap rokok, maka semakin besar risiko komplikasi tersebut.
Sebelumnya tim peneliti yang diketuai oleh Jianghong Liu dari University of Pennsylvania School of Nursing mengamati kondisi 600 pasangan ibu dan anak di Jintan, China. 37 persen ibu dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal NeuroToxicology ini dilaporkan menjadi perokok pasif selama hamil dan 25 persen di antaranya memiliki anak yang mengalami gangguan perhatian dan cenderung agresif.
(ajg/vta)
Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini
01 Mar, 2014
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656082/s/37a8fcdc/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A30C0A10C10A0A5570C251220A80C12990Cstudi0Eibu0Ehamil0Eyang0Eterpapar0Easap0Erokok0Eberisiko0Etinggi0Ekeguguran/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com DOWNLOAD: