Jumat, 28/02/2014 07:51 WIB
Hestianingsih - wolipop
Halaman 1 dari 2
dok. Thinkstock
Dari jumlah persentase tersebut, sebagian mengaku baru mau dijodohkan apabila sudah dalam kondisi mendesak atau dengan kata lain tak juga menemukan tambatan hati. Seperti salah satu responden bernama Rita (bukan nama sebenarnya), yang mengaku akan menerima perjodohan apabila sudah 'kepepet'.
"Kalau sudah kepentok kejedot dottt yaa mau gimana lagi, mau aja deh buat dijodohin," tulisnya di akun Twitter.
Ada pula yang terbuka dengan perjodohan, namun akan tetap menimbang-nimbang terlebih dahulu untuk menentukan siapa yang cocok jadi pasangan.
"Tergantung... Kan digantung di jemuran dulu biar dipilih-pilih sesuka hati, hehehehehe," ujar responden yang lainnya.
Namun ada pula yang mendukung penuh dan merasakan keuntungan dari perjodohan tersebut. Seperti Tasha yang bertemu pasangannya karena dijodohkan dan hingga sekarang hubungan kedua masih berlanjut.
"Saya sampai nikah :) all is well," kata Tasha.Next
(hst/kik)28 Feb, 2014
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656082/s/379edb42/l/0Lwolipop0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A20C280C0A751530C2510A90A80C8520C60A0Ewanita0Ebersedia0Edipertemukan0Edengan0Epasangan0Elewat0Eperjodohan/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com DOWNLOAD:
No comments:
Post a Comment