Tuesday, February 11, 2014

Teka-Teki Calon Pengganti Menteri Gita

VIVAnews - Sudah hampir dua pekan posisi Gita Wirjawan "digantung" oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hingga saat ini, peserta konvensi capres Demokrat itu masih menjabat sebagai Menteri Perdagangan.

Gita Wirjawan mundur sebagai Menteri Perdagangan pada 31 Januari. Ia mundur karena ingin fokus dalam pencalonan dirinya sebagai calon presiden konvensi Partai Demokrat.

Gita sendiri mengaku pengunduran dirinya pada akhir Januari lalu telah direstui. Namun, hingga saat ini keputusan presiden mengenai pengangkatan Gita sebagai Menteri Perdagangan di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II belum juga dicabut. Penggantinya pun belum diumumkan.

Sebelumnya, banyak kalangan berpendapat calon terkuat pengganti Gita adalah wakilnya di Kementerian Perdagangan, Bayu Krisnamurthi. Namun belakangan, muncul satu sosok lainnya yang digadang-gadang menjadi pengganti Gita.

Adalah Muhammad Lutfi, mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Ia dinilai memiliki segudang pengalaman dan jaringan kuat di dunia internasional. Pria kelahiran 45 tahun lalu itu juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia di Jepang.

Menanggapi isu tersebut, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Firmanzah mengaku tidak mau berspekulasi. Senin, 10 Februari 2014 kepada VIVAnews ia menyebut, menemukan pengganti Gita tidak mudah. Banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan.

Selain tindak lanjut dari Rancangan Undang-Undang Perdagangan yang akan segera diimplementasikan, kinerja ekspor juga harus ditingkatkan. Sehingga, tekanan terhadap defisit perdagangan dapat diredam.

Beberapa poin yang menurutnya harus digarap ekstra adalah meningkatkan kinerja ekspor, berkoordinasi dengan kementerian lain, dan melanjutkan rencana-rencana strategis yang telah disusun.

"Karena itu perlu kapasitas yang pas untuk menjadi penggantinya di sisa kabinet ini. Ditunggu saja, pada saatnya akan disampaikan secara official pengganti Pak Gita," katanya menambahkan.

Kepada VIVAnews dia berjanji segera memberi penjelasan alasan presiden, setelah diumumkan pengganti Gita.

Anggota Komisi Perdagangan Dewan Perwakilan Rakyat Hendrawan Supratikno, mengusulkan agar Presiden SBY segera menunjuk pengganti Gita.

Politisi PDI Perjuangan itu, menyarankan agar Presiden mengangkat pengganti dari kalangan internal Kementerian. "Waktu kerjanya tinggal sebentar, bisa saja diangkat dari dalam. Kalau orang baru, nanti harus belajar lagi," katanya.

Selain dari internal, dia mengusulkan agar menteri perdagangan nantinya bisa diambil dari pejabat BKPM.

"Kalau rutenya BKPM, maka Mahendra Siregar yang kuat. Tetapi, kalau perdagangan yang dianggap sebagai kunci, Bayu Krisnamurthi adalah figur yang cocok," katanya.

Hendrawan menduga, lamanya penunjukan pengganti Gita karena terkait politik. Untuk itu, mustahil presiden mengambil calon dari eksternal.

Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan hingga saat ini Presiden masih mencari sosok yang pas. Menurut dia, sebelum SBY menemukan menteri definitif, Gita tak bisa serta merta meninggalkan tugasnya sebagai menteri.

"Meskipun Gita mengundurkan diri, namun secara yuridis posisi beliau sebagai menteri perdagangan, posisi itu tidak kosong toh ada wamen. Beliau masih aktif sampai menteri perdagangan definitif," kata Julian.

Kata Julian, saat ini Presiden SBY masih mempertimbangkan dan meminta masukan dari Wakil Presiden Boediono.

SBY mengapresiasi sikap Gita yang mengundurkan diri dari jabatannya setelah positif mengikuti konvensi calon presiden di Partai Demokrat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan kinerja Kementerian Perdagangan tidak terganggu selama masa transisi. "Ada pembagian tugas Pak Gita dengan wakil menterinya. Itu bagian dari organisasi," kata Hatta.(np)

11 Feb, 2014


-
Source: http://fokus.news.viva.co.id/news/read/480511-teka-teki-calon-pengganti-menteri-gita
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com DOWNLOAD:

No comments:

Post a Comment