Kamis, 27/02/2014 00:51 WIB
Jakarta - MUI mengeluarkan fatwa haram bagi bisnis kuburan mewah. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj tak sependapat dengan fatwa tersebut.
KBS kembali kehilangan satu satwa koleksinya.Kali ini giliran Anoa Jantan asal Sulawesi yang mati. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.44 WIB hanya di Trans TV
Ia justru tak berminat menanggapi fatwa haram itu. "Walah urusan MUI saya nggak ikut campur," kata Said usai menggelar pertemuan sufi NU di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2014).
Menurutnya fatwa MUI itu justru berlebihan. "Iya (berlebihan)," tegasnya.
Namun ia tak menjelaskan secara detil alasannya tersebut. Menurutnya umat muslim harus saling menghormati urusan pemakaman.
"Harus kita hormati, nggak apa-apa," katanya saat ditanya tanggapannya mengenai kuburan elit yang saat ini marak.
KBS kembali kehilangan satu satwa koleksinya.Kali ini giliran Anoa Jantan asal Sulawesi yang mati. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.44 WIB hanya di Trans TV
(kff/dnu)
Punya informasi penting yang ingin Anda laporkan? Atau punya #FotoUnik? Kirim ke PASANGMATA.COM .
Baca Juga
27 Feb, 2014
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656082/s/3791d2ab/l/0Lnews0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A20C270C0A0A51420C250A96780C10A0Cpbnu0Eanggap0Efatwa0Eharam0Ekuburan0Emewah0Eberlebihan/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com DOWNLOAD:
No comments:
Post a Comment