Wednesday, February 26, 2014

PBNU Anggap Fatwa Haram Kuburan Mewah Berlebihan

Kamis, 27/02/2014 00:51 WIB

Jakarta - MUI mengeluarkan fatwa haram bagi bisnis kuburan mewah. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj tak sependapat dengan fatwa tersebut.

Ia justru tak berminat menanggapi fatwa haram itu. "Walah urusan MUI saya nggak ikut campur," kata Said usai menggelar pertemuan sufi NU di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2014).

Menurutnya fatwa MUI itu justru berlebihan. "Iya (berlebihan)," tegasnya.

Namun ia tak menjelaskan secara detil alasannya tersebut. Menurutnya umat muslim harus saling menghormati urusan pemakaman.

"Harus kita hormati, nggak apa-apa," katanya saat ditanya tanggapannya mengenai kuburan elit yang saat ini marak.


KBS kembali kehilangan satu satwa koleksinya.Kali ini giliran Anoa Jantan asal Sulawesi yang mati. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.44 WIB hanya di Trans TV

(kff/dnu)

Punya informasi penting yang ingin Anda laporkan? Atau punya #FotoUnik? Kirim ke PASANGMATA.COM .



Foto Video Terkait

  • DPR Bahas Masalah Pemilihan Wakil Wali Kota Surabaya.
  • Pemesanan Atribut Partai Meningkat.
  • Raja Yordania Hadiri Nahdlatul Ulama Sufi Gathering.
  • Soal Salat Berhadiah, MUI: Hadiah Harus Jelas Asal-usulnya
  • Ustadz Hariri Bantah Tindak Kekerasan

Sponsored Link

27 Feb, 2014


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656082/s/3791d2ab/l/0Lnews0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A20C270C0A0A51420C250A96780C10A0Cpbnu0Eanggap0Efatwa0Eharam0Ekuburan0Emewah0Eberlebihan/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com DOWNLOAD:

No comments:

Post a Comment