Keluarga Lambert: David, Cat, Bethany, Leon, Dawson, Nyle dan Miya (Foto: Daily Mail)
Lebih aneh lagi karena kedua orang tua mereka, David dan Cat Lambert tidak terserang penyakit yang sama. Gejala yang dialami Bethany (16), Leon (14), Dawson (9), Nyle (8) dan Miya (7) sama, tulang belakang mereka melilit, pertumbuhan tulangnya tak sempurna dan ada gangguan pada pertumbuhan otot.
Kelima anak keluarga Lambert juga mengalami kesulitan belajar akibat penyakit tersebut, kendati tingkat keparahan masing-masing anak berbeda-beda. Dan setelah lebih dari 10 tahun tim dokter melakukan riset tentang penyakit ini, akhirnya kini mereka menamai kondisi tersebut sebagai Sindrom Lambert.
"Seluruh dokter di penjuru dunia kebingungan melihat kondisi yang mengenai anak-anak saya," tandas sang ibu, Cat seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (24/2/2014).
Cat mengisahkan sampel DNA kelima anaknya sampai dikirim ke berbagai pakar di Cambridge dan Oxford, termasuk ke Amerika, Kanada, Finlandia, dan Swedia. Serangkaian tes juga dilakukan pada anak-anak ini, tapi tak ada yang tahu sindrom apa yang dimaksud.
Wanita berusia 37 tahun itu juga mengatakan tampaknya sindrom tersebut mengenai hampir seluruh sendi di tubuh anak-anaknya. Jadi sendi-sendi tersebut tak dapat digunakan dengan semestinya karena kalau tidak terlalu kaku, terkadang mereka jadi terlalu fleksibel sehingga anak-anaknya sering keseleo. Belum lagi rasa sakit yang harus mereka tanggung.
"Seperti jari-jari Leon, biasanya mereka mengalami keseleo hingga 50 kali dalam sehari. Itupun kadang sakit kadang tidak. Dawson juga tak bisa mengepalkan tangannya karena jari-jarinya begitu kaku," tambahnya.
Namun dari kelima anak pasangan Cat dan David, yang paling parah kondisinya adalah Dawson dan si kecil yang pemberani ini telah menjalani berbagai operasi sejak lahir. Bahkan karena sindrom ini juga mengganggu pertumbuhan tendonnya, Dawson harus dioperasi tiap bulan untuk merenggangkan tendon tersebut. Dan operasi ini harus dilakukan sampai Dawson berhenti tumbuh.
Dan meskipun kelima anaknya 'tak normal', Cat mengatakan kehidupan keluarganya normal-normal saja.
Baru-baru ini Dawson yang hampir tak bisa berjalan setelah operasi juga ikut serta dalam lomba gerak jalan sejauh 10 mil untuk menggalang dana bagi pasien anak di Sheffield Children's Hospital, Yorkshire selatan yang selama ini mengoperasinya. Bahkan Dawson berhasil mengumpulkan dana hingga 612 poundsterling (sekitar Rp 12 juta) untuk rumah sakit dekat rumahnya itu.
(lil/vit)
Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini
24 Feb, 2014
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656082/s/37724f5d/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A20C240C0A6590A60C250A60A940C120A20Clima0Ebersaudara0Edengan0Egangguan0Esendi0Elangka0Eyang0Epakai0Enama0Emereka/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com DOWNLOAD:
No comments:
Post a Comment