Terbukti dari penonton yang menyemut di panggung utama 'Clear Hall' sebelum Incognito sempurna membawakan tembang-tembang andalannya. 'Roots', 'It's Just One Of Those Things' dan 'Above The Night'.
Jamming sesaat, Jean-Paul 'Bluey' Maunick itu melanjutkannya dengan lagu funk jazz bejudul 'I Hear Your Name' dan 'Giving It Up'. Tata lampu apik menambah pesona 11 personel super group tersebut.
"Ini adalah festival jazz yang lebih dari sekedar pesta musik jazz. Dan ini pertama kali ada di Jakarta, dengan musisi Indonesia yang selalu bermain musik dari hati," sapa sang gitaris, Bluey.
Aula berkarpet yang dindin serta merta menjadikan ribuan penonton semakin nyaman. Ada yang duduk berpangku tangan, tiduran sampai berdansa pun tidak disalahkan.
Apalagi diiringi oldies jazz berjudul 'Labour Of Love', suasana menghangat seketika. Lagi-lagi, kolaborasi dengan solois jazz asal Bandung, Dira Sugandi, terjadi. Hits, 'Where Do We Go From Here' memecah kesunyian, disusul hits lainnya, 'Still A Friend Of Mine'.
Berbeda panggung, legenda jazz dunia, Dave Koz juga tampil. Tidak solo seperti malam sebelumnya, malam ini Dave Koz membawa teman-temannya dalam proyek kolaborasi empat pemain saxophone yang bernama Summer Horns. Next »
(hap/ich)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
02 Mar, 2014
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656082/s/37ad91f8/l/0Lhot0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A30C0A20C0A20A7430C25125420C2280Cincognito0Edan0Edave0Ekoz0Esempurnakan0Emalam0Ekedua0Ejava0Ejazz0Efestival0E20A14/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com DOWNLOAD:
No comments:
Post a Comment