Sunday, March 2, 2014

Dipecat karena Buang Air di Kardus, Wanita ini Tuntut Kantornya

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Senin, 03/03/2014 02:38 WIB

Minnesota - Seorang wanita dipekerjakan lagi setelah dipecat karena buang air kecil di dalam sebuah kotak di tempat kerjanya. Namun, dia menuntut perusahaan tempatnya bekerja.

Adalah Lily Prince yang bekerja di sebuah toko elektronik dan bertugas membuat lajur baja untuk kotak pendingin di St Cloud, Minnesota. Demikian seperti diberitakan oleh Star Tribune dan dilansir dari news.com.au, Senin (3/3/2014).

Saat kejadian itu, wanita berusia 51 tahun itu meminta izin pada atasannya untuk pergi ke kamar mandi. Dia memohon hingga beberapa kali selama sekitar 30 sampai 40 menit. Sampai akhirnya, lanjutnya, dia melapisi sebuah kotak kardus dengan plastik dan buang air kecil di dalam kotak itu.

"Aku tahu aku tak bisa menahannya lebih lama. Aku akan mengompol dan aku tidak mau itu terjadi," ucapnya.

Hari berikutnya, dia dipecat oleh kantornya dengan 'pelanggaran atas kesehatan dan keselamatan'. Dia keluar selama 11 bulan sebelum pemecatan itu dinyatakan tidak sah oleh hakim pada bulan Agustus 2012. Hal itu karena melanggar kontrak kerja dan meminta dia dipekerjakan kembali.

Namun, Prince mengambil langkah lebih jauh. Dalam gugatan yang diajukan Prince pada tahun lalu tentang pemecatannya, Hakim Distrik AS Donovan Frank menolak mosi yang diajukan perusahaan itu untuk membatalkan kasus ini. Frank mengatakan tuduhan Prince 'cukup untuk menyatakan bahwa dia didiskriminasi karena ia meminta hak-haknya.'

Hukum di negara bagian Minnesota menyatakan, 'Seorang majikan harus mengijinkan setiap pekerjanya memiliki waktu yang cukup dalam setiap empat jam berturut-turut untuk menggunakan kamar mandi terdekat saat bekerja.' Selain itu Departemen Keselamatan dan Kesehatan AS juga menyatakan karyawan memiliki hak untuk menggunakan kamar mandi .

Prince mengatakan, dia pernah dioperasi yang menyebabkan usus kecil dan besarnya menjadi lebih kecil. Hal ini menyebabkan dia lebih sering ke kamar mandi. Namun, perusahaan mengatakan dia tidak pernah menunjukkan dokumentasi medisnya.

Bagaimanapun juga, Prince sekarang bekerja secara bergantian tanpa larangan ketika dia harus pergi ke kamar mandi. "Sangat nyaman bekerja dengan situasi ketika aku bisa pergi dan menggunakan kamar mandi," ucapnya.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(dha/trq)

Punya informasi penting yang ingin Anda laporkan? Atau punya #FotoUnik? Kirim ke PASANGMATA.COM .


Foto Video Terkait

  • TNI Kirim 100 Pendongeng Nasional ke Sinabung.
  • PD Laporkan Dana Kampanye ke KPU.
  • Diskusi Pesan Kunci "Indonesia Pasca SBY".
  • Teror Pemecatan Pelatih
  • Dipecat, Gede Pasek Salahkan Menteri Koperasi

Sponsored Link

03 Mar, 2014


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656082/s/37b3b714/l/0Lnews0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A30C0A30C0A238330C2512890A0C11480Cdipecat0Ekarena0Ebuang0Eair0Edi0Ekardus0Ewanita0Eini0Etuntut0Ekantornya/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com DOWNLOAD:

No comments:

Post a Comment